🔄 Migrasi Data dari QNAP Lama ke QNAP Baru — 3 Metode yang Wajib Kamu Tahu

Saat kamu upgrade ke NAS QNAP baru, satu hal yang bikin deg‑deg an: “Bagaimana caranya memindahkan data lama tanpa kehilangan konfigurasi dan pengaturan?” Untungnya, QNAP menyediakan tiga metode utama yang bisa dipilih, tergantung dari situasi kamu.

1. Direct System Migration (Pindah Hard Disk Langsung)

Kapan digunakan: Kalau kamu ingin mempertahankan semua konfigurasi, aplikasi, dan data, serta model baru dan lama mendukung migrasi.

Langkah umum:

  1. Pastikan firmware di NAS baru sudah diperbarui ke versi yang sama atau lebih baru dari NAS lama.
  2. Matikan NAS baru.
  3. Nonaktifkan cache acceleration di NAS lama lewat UI.
  4. Matikan NAS lama, keluarkan HDD-nya — catat susunan slot-nya.
  5. Pasang HDD ke NAS baru dalam urutan yang sama.
  6. Nyalakan NAS baru dan login ke QTS. Sistem akan mendeteksi dan memigrasi otomatis data + pengaturan.

Catatan penting:

  • Pastikan model baru kompatibel dengan migrasi dari model lama (list kompatibilitas tersedia di situs QNAP).
  • Beberapa pengaturan seperti jaringan, virtual switch, atau aplikasi tertentu mungkin perlu disesuaikan ulang pasca migrasi.
  • Jika kamu memakai drive terenkripsi (SED), pastikan kamu punya password-nya saat migrasi.

2. Backup + Fresh Setup (Gunakan HDD yang Sama tapi Set Up Ulang)

Kapan digunakan: Jika metode migrasi langsung tidak didukung antar model, tapi kamu tetap ingin memakai drive yang sama.

Alur kerjanya:

  1. Backup semua data dari NAS lama ke media eksternal atau lokasi lain.
  2. Matikan NAS lama, keluarkan HDD, dan pasang ke tray-nya.
  3. Nyalakan NAS baru tanpa memasang HDD, lalu lakukan instalasi awal (initialize).
  4. Setelah sistem baru aktif, pasang HDD (akan muncul “Drives with QNAP signature detected”). Pilih “Manual Installation” untuk instalasi drive tanpa format ulang (kalau memungkinkan).
  5. Salin data dari backup ke sistem baru.

Kekurangan: Hanya volume data yang bisa dipindahkan — konfigurasi, apps, pengaturan pengguna tidak ikut terbawa.

3. Migrate via Jaringan (Backup / Sync lewat Network)

Kapan digunakan: Jika kamu ingin melakukan transfer “live” dari NAS lama ke baru lewat jaringan, tanpa bongkar-bongkar drive.

Cara praktis:

Metode ini cukup fleksibel dan aman — tetap mempertahankan NAS lama hingga kamu yakin migrasi sukses.

Jadi kamu bisa pilih metode yang cocok dengan kamu dengan melihat model, kompatibilitas, dan seberapa penting pengaturan lama bagi kamu.

Dan juga pastikan untuk selalu melakukan backup data ke media external atau lokasi lain terlebih dulu sebelum melakukan migrasi apapun.
Untuk informasi lengkapnya kamu dapat lihat atau klik disini