Kemarin, saya bertemu dengan @londontk untuk membahas setup NAS miliknya. Kami janjian di sebuah restoran lokal dan makan pizza yang enak! Dia membawa NAS-nya dan saya menghubungkannya dari laptop saya dengan menggunakan akun administrator miliknya. Tujuan saya ingin memeriksa apa saja yang ada di NAS itu.
Pertama-tama, saya minta maaf karena mengambil foto bukan screenshot. Entah kenapa waktu itu saya kebingungan, saya kira nggak bisa screenshot karena saya sedang di NAS miliknya, padahal saya pakai laptop saya! Short circuit di otak! Pokoknya begitulah…
Tapi akun admin punya akses baca/tulis ke semua folder. Dan saya juga bisa akses lewat SSH tanpa masalah. Saya sudah cek semua perizinan dan bahkan sudah set recursive ke 777 pakai CHMOD. Tetap nggak ada perubahan.
Tapi tambah aneh lagi… saya bisa expand folder ini dan lihat isi folder-folder lain. Tapi kalau saya mau akses folder-folder itu, yang muncul malah daftar folder yang sama lagi. Berulang terus begitu.
Kira-kira kenapa ya??? Di shell SSH, semuanya kelihatan normal. Saya bisa akses musik yang ada di NAS di folder yang sesuai. Tapi di File Station, tampilan folder benar-benar kacau.
Saya ingin bantu dia supaya sistemnya optimal, tapi jadi agak ngeri waktu nemu yang beginian, takut ada file corruption, entah di mana.
Ada yang punya ide? Pernah ada yang mengalami hal seperti ini?
Pertama, kamu butuh pelindung bersin untuk layar laptopmu
Lalu, setiap kali aku melihat simbol cache (kilat) di volume, hal pertama yang terpikir adalah semua cara cache sudah bikin pengguna repot selama bertahun-tahun. Aku akan coba nonaktifkan itu dan lihat apakah ada perubahan.
Tapi biasanya juga nggak terlalu dekat sama aku pas lagi di meja. Cuma MacBook umur 4 tahun yang harusnya lebih sering dibersihin, kurasa! Aku nggak terlalu mikirin karena monitor utamaku itu TV 45" yang ada di atasnya…
Tadi aku kepikiran, apa jangan-jangan cache-nya yang bikin masalah. Nanti pas aku ketemu Tim lagi, bakal aku coba matiin cache-nya.
Tepat sekali maksud saya. Itu hanya terlihat seperti itu di File Station. Seolah-olah File Station melakukan looping rekursif terhadap dirinya sendiri. Saya bisa terus klik semakin dalam dan itu tidak akan pernah berakhir. Tapi saat melihat direktori lewat SSH, semuanya terlihat normal.
Mungkin ini sudah jelas, tapi berhati-hatilah saat menggunakan perintah “rm”. Sangat mudah melakukan kesalahan dan menghapus hal-hal penting terutama dengan file link dan direktori. Sering kali ini memang cara paling mudah dan cepat, tapi satu garis miring (/) yang salah tempat bisa bikin harimu berantakan.
apakah kamu kebetulan mengaktifkan acl?
Kalau begitu, kamu bisa memberikan izin 777 ke file dan direktori, tapi tetap saja bisa ditolak kalau kamu tidak terdaftar di ACL-nya.