Apakah repeater hub lama tidak bisa berkomunikasi?

Saya mengganti NAS NETGEAR dengan QNAP TS-462. Hari ini saya melakukan setup, tetapi koneksi LAN TS-462 tidak aktif. Setelah mencoba berbagai cara pemecahan masalah, saya mendapati kemungkinan penyebabnya adalah repeater hub yang sangat tua yang terpasang di jaringan LAN rumah. Repeater hub ini adalah barang antik yang saya dapatkan sekitar 20 tahun lalu saat membeli rumah. Apakah ada yang pernah mengalami masalah seperti ini? NAS NETGEAR juga terhubung ke repeater hub ini, namun akses ke NAS NETGEAR berjalan lancar tanpa masalah.

1 Suka

@nakayama-ke san

Saya tidak tahu seperti apa spesifikasi repeater hub lama yang Anda maksud, tapi apakah mungkin hanya bisa terhubung dengan kabel cross satu segmen? (Tidak mendukung Auto MDIX?)

TS-462 mendukung “2.5G/1G/100M/10M”, jadi saya kira tidak akan terjadi masalah “tidak bisa terhubung dengan repeater hub 10M”. (Karena pada port 10G, terkadang memang tidak mendukung koneksi 10M. Hanya untuk berjaga-jaga.)

Jika kabelnya yang menjadi penyebab, coba tukar kabel LAN yang terhubung ke NETGEAR dengan kabel LAN yang hendak digunakan di 462, maka perangkat yang tidak bisa terhubung kemungkinan akan berganti. Silakan coba cara ini sekali.

Ngomong-ngomong, apakah kabel cross masih bisa dibeli sekarang ya…?

1 Suka

Terima kasih atas balasannya.

Saya sudah berhasil menyelesaikan masalah sendiri, dan ternyata masalahnya memang ada pada repeater hub. Setelah membeli dan mengganti dengan switching hub yang baru, koneksi pun berjalan lancar.

Saya masih belum tahu pasti kenapa sebelumnya tidak bisa terhubung, tapi sekarang proses setup sudah selesai dan saya sedang memindahkan data dari NAS lama. Entah berapa hari proses ini akan berlangsung.

2 Suka

@nakayama-ke

Senang mendengar masalahnya sudah teratasi!
Migrasi data memang memakan waktu, ya…
Jika sesama NAS QNAP, cukup keluarkan HDD/SSD dan pasang ke perangkat baru, maka data bisa langsung diakses di perangkat baru. Saya juga sering memanfaatkan cara ini.
*Kadang perlu instal ulang aplikasi, tapi tetap sangat praktis.

Jika Anda menyesuaikan siklus penggantian HDD/SSD dan siklus penggantian perangkat utama, Anda tidak perlu mengeluarkan banyak uang sekaligus, jadi cara ini cukup efektif. Semoga informasi ini bermanfaat.

1 Suka